Perilaku Keorganisasian
Kelompok kerja adalah dua
individu atau lebih berinteraksi untuk berbagi informasi dan membuat keputusan
untuk membantu setiap anggota bekerja didalam area tanggung jawabnya.
Tim kerja adalah kelompok yang usaha-usaha individualnya
menghasilkan kinerja lebih tinggi daripada jumlah masukan individual.
Co kasus
Operasi
bedah satu pasien dengan dibantu oleh kelompok orang yang memiliki tugas2x
masing2x sesuai keahliannya misalnya dokter anastesi perawat dll.
Berdasarkan
kasus diatas termaksud bagian tim kerja.
Karena dalam pemrosesan operasi tersebut sudah dipisahkan tugas nya masing2
dengan keahlian masing masing juga. Sehingga tiap individu saling bekerja sama
untuk mencapai tujuannya tersebut yaitu tekoordinasi dengan baik operasinya.
Landasan
kekuasaan terbagi menjadi dua kelompok (1)
Kekuasaan formal dan (2) kekuasaan
pribadi.
(1) Kekuasaan Formal
1.1 kekuasaan koersif landasan
kekuasaan bergantung pada rasa takut. Misalnya
A memiliki kekuasaan koersif atas B, A memiliki kekuasaan untuk menurunkan
pangkat B dengan asumsi B harus patuh terhadap A.
1.2 Kekuasaan Imbalan Seseorang
yang dapat membagikan imbalan yg dipandang orang lain bernilai akan memiliki
kekuasaan atas orang lain. Misalnya
Selalu masuk pelajaran PO dan presentasi karena memiliki pengaruh besar untuk
mendapatkan nilai A.
1.3 kekuasaan Legitimasi Kekuasaan ini melambangkan kewenangan formal untuk
mengendalikan sumber sumber daya organisasi. Misalnya Ketika dekan berbicara para dosen dan mahasiswa akan mendengarkan
dan biasanya mematuhinya.
(2) Kekuasaan Pribadi
2.1
kekuasaan karena keahlian Pengaruh berdasarkan
keterampilan atau pengetahuan khusus. Misalnya Secara umum diakui
bahwa dokter memiliki keahlian dan dengan demikian memiliki kekuasaan bagi pasien
nya.
2.2 Kekuasaan Rujukan Kekuasaan rujukan berkembang dari kekaguman terhadap
terhadap orang lain dan hasrat untuk menjadi seperti orang itu. Misalnya Artis dibayar ratusan juta
untuk mempromosikan produk-produk yang iklankan.
Co kasus
Justin Timberlake mempromosikan Mc Donald’s
dll.
Berdasarkan ilustrasi diatas, termaksud
kedalam landasan kekuasaan kelompok kekuasaan prbadi yakni kekuasaan rujukan.
Dimana kebanyakan seorang artis akan memiliki banyak fans. Dengan demikian
pihak McD tersebut memanfaatkan Justin dengan kondisi yang memiliki banyak fans
dengan demikian para fans nya akan mengikuti apa yang aktor favoritnya
promosikan. (pada umumnya)
Strategi adalah sarana
yang digunakan manajemen untuk mencapa sasarannya. Strategi dibagi pada 3 dimensi
yakni ;
1. Strategi Inovasi menekankan
diperkenalkannya produk dan jasa baru yang menjadi andalan.
2. strategi minimalisasi biaya menekankan
pengendalian biaya secara ketat
3. Strategi Imitasi strategi
yang mencoba masuk ke produk-produk atau pasar baru.
Ch 14 Kekuasaan dan Politik
·
Kekuasaan.
Kemampuan yh dimiliki A untuk memengaruhi perilaku B shg B bertindak sesuai dgn
keinginan A.
·
Kepemimpianan, kemampuan
untuk memengaruhi kelompok untuk mencapai visi tujuan tertentu.
·
Membandingkan
kekuasaan dgn kepemimpian
Pemimpin mencapai tujuan
dengan sarana kekuasaan. Kekuasaan tidak ada hubungan
dng tujuan, tetapi dengan ketergantungan, sedangkan kepemimpinan butuh penyamaan
tujuan dengan yg
dipimpin.
Kepemimpinan
meminimalkan pengaruh horizontal dan keatas sehingga arah pengaruh fokusnya
kebawah sedang kekuasaan memperhatikan itu semua.
·
Landasan
Kekuasaan, ada 2 yaitu :
1.
Kekuasaan formal,
terbagi
3 yaitu :
A.
Kekuasaan
Koersif, landasan kekuasaan yg bergantung pd rasa takut.
Mengandalkan ancaman, sanksi, frustasi dll apabila tdk patuh.
B.
Kekuasaan
Imbalan, kepatuhan yg dicapai berdasarkan kemampuan
memberikan imbalan yg dipandang bernilai oleh org lain. Memberikan kenaikan
upah, bonus, pengakuan, dan promosi apbl memenuhi keinginan dan arahannya.
C.
Kekuasaan
legitimasi, kekuasaan yg diterima seseorang karena
posisinya sbg hirearki formal sebuah organisasi. Co apabila kepsek, presiden
bank berbicara pasti guru dan teller mendengarkan dan mematuhinya.
2.
Kekuasaan
Pribadi, terbagi 2 yaitu :
A.
Kekuasaan karna
keahlian, pengaruh berdasarkan keterampilan / pengetahuan
khusus.
B.
Kekuasaan
Rujukan, pengaruh yg didasarkan pd kepemilikan
sumberdaya/sifat2 pribadi yg menyenangkan dr seseorang. Co kasus artis gabung
dgn pertai politik.
·
Ketergantungan.
Hubungan B degan A ketika A memiliki sesuatu yg dibutuhkan B.
· Ketergantungan
meningkat apabila sumber2 daya yg anda kendalikan itu penting ( kekuasaan pd organisasi membuat yg tidak
pasti mrnjadi pasti. Co ketidakpastiaan penerimaan uang pers lbh dipastikan dgn
pencari dana ), langka ( semakin langka
sumber daya, semakin tinggi pula daya tawar menawar ) dan tak tergantikan ( semakin penting, langka dan
tidak dpt digantikan/ kekuasaan semakin tinggi ).
·
Taktik kekuasaan,
cara individu menerjemahkan landasan kekuasaan ke dlm tindakan2 tertentu. Ada 9
taktik :
1.
Legitimasi,
menekankan bahwa sebuah permintaan selaras dgn kebijakan.
2.
Persuasi
rasional, menyajikan argumen dan bukti fuktual bahwa
permintaan itu masuk akal.
3.
Seruan
inspirasional, mengembangkan komitmen emosional dgn cara
menyerukan harapan, aspirasi sebuah sasaran.
4.
Konsultasi, meningkatkan
motivasi dan dukungan dgn melibatkannya dlm memutuskan suatu perubahan.
5.
Tukar pendapat,
memberikan imbalan berupa uang/pengahargaan karna mau menaati suatu permintaan
6.
Seruan pribadi,
meminta kepatuhan berdasarkan persahabatan
7.
Menyenagkan org
lain, menggunakan rayuan, pujian sbl membuat demand
8.
Tekanan,
menggunakan peringatan, tuntunan tegas, ancaman
9.
Koalisi,
meminta bantuan org lain untuk membujuk sasaran.
Chapter 16 Struktur Organisasi
·
Sturktur
organisasi, bgmn pekerjaan dibagi2, dikelompokan dan
dikoordinasikan scr formal.
·
Desain Struktur
Organisasi, yg umum ada 3 yaitu
1.
Struktur
Sederhana, dicirikan dgn departementalisasi yg rendah,
rentang kendali yg luas, wewenang yg terpusat pd seseorang saja, sedikit
formalisasi.
2.
Birokrasi,
tugas2 operasi yg sgt rutin, ketentuan yg sgt formal, wewenang terpusat,
rentang kendali yg sempit, pengambilan keputusan yg mengikuti komando.
3.
Matriks,
struktur yg menciptakan garis wewenang ganda dan menggabungkan
depeatementalisasi fungsional dan produk.
Co agen2 periklanan, per pesawat, RS, universitas.
·
Mengapa struktur
berbeda ????
1.
Strategi,
struktur hrs mengikuti strategi. Apabila strateginya berubah maka struktur pun
perlu dimosifikasi untuk mendukung perubahan.
A.
Strategi Inovasi,
strategi yg memperkenalkan brg/jasa andalannya. Co apple
B.
Strategi
Minimalisasi Biaya, menekankan pengendalian biaya,
menghindaripengaluaran inovasi yg tdk perlu, dan pemotongan harga. Co pembuat
grosir
C.
Strategi Imitasi,
mencoba masuk ke pasar/produk baru hanya stlh ada kesuksesan dr pasar lain dan
terbukti tebukti.
2.
Ukuran
organisasi, memengaruhi struktur. Organisasi besar memiliki
banyak spesialisasi, tingkatan vertikal dan aturan.
3.
Teknologi,
mengacu pada cara sebuah organisasi merubah input menjadi output
4.
Lingkungan,
kekuatan di luar organisasi yg memengaruhi kinerja organisasi, misalnya
distributor, pelanggan, pesaing, peraturan pemerintah
·
6 elemen :
1.
Spesialisasi
pekerjaan, sejauh mana tugas2 dibagi ke dlm pekerjaan
tersendiri.
2.
Departementalisasi,
dasar untuk mengelompokkan pekerjaan scr bersama2
3.
Rantai Komando,
garis wewenang tanpa putus dari puncak organisasi ke eselon plng bawah dan
menjelaskan siapa bertanggung jwb kpd siapa.
4.
Rentang kendali,
jumlah bawahan yg dpt diarahkan oleh manajer scr efisien dan efektif.
5.
Sentralisasi, Sejauh mana tingkat
pengambilan keputusan terkonsentrasi pada satu titik
dalam organisasi (wewenang formal).
6. Desentralisasi,
Keleluasaan keputusan
didorong kebawah pada tingkat pekerja yang terendah.
7. Formalisasi,
Sejauh mana aturan dan
ketentuan untuk mengatur dan mengarahkan karyawan dan manajer dibakukan.
·
Pilihan desain
baru
1.
Struktur tim, pemabfaat
tim untuk mengkoordinasikan kegiatan2 kerja
2.
Organisasi
virtual, organisasi inti kecil yg menyubkontrakkan
fungsi2 utama bisnis.
3.
Organisasi
nirbatas, organisasi yg berusaha menghapus rantai komando
, rentang kendali tak terbatas, mengganti departemen dgn tim yg diberdayakan.
Chapter 9 Kelompok
·
Kelompok, Dua
individu atau lebih yang berinteraksi dan saling bergantung, bergabung untuk
mencapai sasaran tertentu.
·
Tahap2 pengembangan
kelompok :
1. Pembentukan, Cirinya :
tujuan ,struktur dan kepemimpinannya siapa ? Banyak ketidak pastian.
2. Konflik,
Cirinya : Walaupun terbentuk tapi ada penolakan anggota terhadap
aturan
3.Normalisasi,Cirinya
: perasaan Kohesif, identitas dan persahabatan/hubungan yang
dekat. Ada definisi umum tentang kelompok..
4.Berkinerja, Cirinya :
Karena fungsi sudah jelas maka dilaksanaan tugas. (pada kelompok permanen,
selesai pada tahap ini)
5.Pembubaran, Cirinya :
Penyelesaian aktifitas.
·
Alasan berkelompok,
keamanan, status, harga diri, pencapaian tujuan.