MAKRO CHAPTER 18
Ilmu
Ekonomi makro adalah ilmu yang berkaitan dengan perekonomian secara
keseluruhan yang berfokus pada pendapatan nasional total dan berkaitan dengan
agregat. Seperti konsumen dan investasi agregat dan tingkat harga keseluruhan
bukan tingkat harga individu.
Perbedaan
antara mikro dan makro
KONSEP
PEMBAHASAN
Mikro ,
mempelajari prilaku pelaku ekonomi secara individu dalam system
perekonomian.
Makro
, mempelajari prilaku pelaku ekonomi secara agregat (keseluruhan) slam
system ekonomi
PELAKU
EKONOMI
Mikro , produsen dan konsumen
Makro , pemerintah, rumah tangga,
perusahaan dan luar negeri
PASAR
Mikro , pasar output dan pasar
input
Makro , pasar barang , pasar uang
, pasar luar negeri dan pasar tenaga kerja.
KONSEP
HARGA
Mikro , harga barang tertentu
Makro indeks harga barang
tertentu secara umum
KONSEP
KUANTITAS
Mikro , jumlah barang tertentu
Makro , total barang dan jasa
yang dihasilkan secara menyeluruh dalam perekonomian.
PERMASALAHAN
Mikro , barang apa yang di
produksi, bagaimana memproduksinya, untuk siapa di produksi dan kapan di
produksi.
Makro , pertumbuhan ekonomi yang
rendah,inflasi tinggi, dan pengangguran yang tinggi.
Penjelasan
Permasalahan Makro
~
Pertumbuhan output yang rendah,misalkan Pak Andi adalah salah satu
produsen pabrik tahu, dia menjual barangnya hampir di seluruh Indonesia, tapi
ternyata tahu yang di impor dari jepang lebih banyak diminati oleh konsumen
dikarenakan kualitasnya lebih baik dan harga lebih terjangkau dari tahu Pak
Andi. Karena masalah tersebut membuat produksi tahu pak andi menurun. Dimana
kondisi seperti ini membuat pertumbuhan output di Indonesia juga berkurang.
~
Inflasi Tinggi. Pengertian dari inflasi adalah kenaikan tingkat harga
secara menyeluruh. Misalkan . Pada tahun 2010 inflasi naik, itu menyebabkan
harga-harga bahan pokok seperti beras,minyak dan telur naik, selain itu juga
menyebabkan bensin, tol, pajak dan lain2 juga ikut naik. Kondisi ini justru
akan membuat masalah perekonomian pribadi masing2 negara.
~Pengangguran
yang tinggi. Dengan adanya angka pengangguran yang tinggi akan membuat
permasalahan ekonomi dimana akan membuat semakin sedikit tenaga kerja yang
mampu menghasilkan barang dan jasa, dimana itu juga akan mengurangi pendapatan
Negara.namun factor tidak mempunyai kemampuan juga menjadi salah satu penyebab
pengangguran yang tinggi.
Circulaar
Flow ,
Sebuah diagram yang menunjukkan
penadapat yang diterima dan pembayaran yang dikeluarkan oleh masing2 sektor
ekonomi.
~ penjelasannya , Rumah tangga
bekarja untuk pemerintah dan perusahaan, dimana dari kerja itu RT menerima
upah, bunga,sewa dari perusahaan dan menerima upah,bunga dan transfer dari
pemerintah.
Perusahaan akan menjual barang
dan jasa kepada pemerintah dan rumah tangga lalu RT dan pemerintah akan membali
barang danjasa tersebut. Perusahaan dan rumah tangga wajib membayarkan pajak
kepada pemerintah.
Apabila permintaan pemerintah
kurang dari pembayaran maka luar negeri akn kegimpor barang dan jasanya kepada
rumah tangga, begitu pula sebaliknnya apabila permintaan pemerintah kurang dari
pembayaran maka perusahaan akan mengekspor barang dan jasa kepada luar negeri.
Kesimpulannya setiap pengeluaran
adalah pendapatan bagi pihak lain.
Makro chapter 19
Product
domestic bruto atau GDP adalah nilai pasar total barang dan jasa akhir
yang diproduksi oleh faktor2 produksi yang terletak di suatu Negara.
Kelemahan
dari PDB ialah memasukkan barang2 yang di beli maupun yang dijual pada
akhir periode tertentu sehingga menyebabkan perhitungan yang ganda.PDB
mengesampingkan pula barang perantara.
PDB memasukkan pendapatan orang
asing yang bekerja di Indonesia dan memasukkan laba perusahaan orang asing yang
ada di Indonesia tetapi PDB mengabaikan pendapatan warga Negara Indonesia yang
bekerja diluar negeri maupun laba perusahaan indonesia yang ada di Negara
asing.
Pendekatan
(metode) GDP ada 3, yaitu ;
~
Pendekatan pengeluaran , metode menghitung GDP yang mengukur jumlah
barang yang dikeluarkan pada semua barang akhir periode tertentu.
~
Pendekatan pendapatan , metode menghitung GDP yang mengukur pendapatan,
bunga, sewa dan laba yang diterima oleh factor produksi dalam memproduksi
barang akhir.
~
Pendekatan produksi , metode menghitung GDP dengan mengukur total semua
sektor produksi. Semua metode yang ada di atas akan menghasilkan jumlah angka
yang sama.
~
Tiap pengeluaran seorang pembeli pada saat itu juga merupakan pendapatan bagi
penjual.
Menghitung
GDP dengan metode pengeluaran
~ GDP
= C + I + G + (X – M)
Dimana C
adalah konsumsi rumah tangga
I adalah pengeluaran perusahaan
G
adalah pembelian barang dan jasa dari pemerintah
X
adalah export
I adalah imor
Menghitung
GDP dengan metode pendapatan
~ GDP = r + w + i + p
Dimana r adalah pendapatan sewa
w
adalah pendapatan karyawan
I
adalah pendapatan bunga
P
adalah laba.
Contoh
:
Pengamat memperkirakan bahwa
tingkat pertumbuhan ekonomi 2008 tidak jauh berbeda dengan tahun 2007 yaitu
6,3%.
~ apa
maksud dari istilah pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tersebut ?
Jawab ; Jadi pada tahun 2008 laju pertumbuhan
ekonomi sebesar 6,3% atau pendapatan pada tahun 2008 dikurangkan dengan
pendapatan pada tahun 2007 dan dibagi dengan pendapatan pada tahun 2007
dikalikan dengan 100% akan menghasilkan jumlh laju pertumbuhan sebesar 6,3%. Atau secara
rumus dituluskan dengan : 2008 = Y08 – Y07 / Y07 *100% = 6,3%.
Dimana laju pertumbuhan ini
didorong oleh beberapa sector yaitu
pengangkutan,komunikasi,perdagangan,hotel dan restaurant.
Menghitung
GDP
~ Nilai PDB (GBP) berbeda dengan
PNB (GNP) karena metode perhitungan GDP yaitu menghitung total barang dan jasa
akhir yang terletak di suatu Negara, sedangkan GNP yaitu menghitung total
barang dan jasa akhir yang diproduksi tanpa memandang dimana output itu di
produksi.
Konsep
GDP Nominal dengan GDP Rill
~ GDP
nominal tidak bisa digunakan untuk mengukur pertunbuhan, karena kita
bisa keliru menganggap bahwa produksi meningkat, padahal yang terjadi adalah
kenaikan tingkat harga (inflasi).
~ GDP
rill menghitung dengan menggunakan tahun dasar dan harga pada tahun
dasar sebagai bobot. Karena bobot yang digunakan adalah harga, maka harga dari
tahun ke tahun sama dengan harga tahun dasar.
Makro Chapter 23
Uang adalah
segala hal yang diterima secara umum sebagai media petukaran atau uang adalah media pertukaran yang sah.
Fungsi-fungsi
uang ada 4, yaitu :
~
Medium of Exchange (alat tukar) , ialah sesuatu yang diterima sacara
umum oleh penjual dan digunakan secarra umum oleh pembeli untuk membayar barang
dan jasa. Dengan syarat sebagai berikut ;
A.
Dapat diterima secara umum
B.
Tahan lama dan tidak mudah rusak
C.
Dapat dipecah menjadi satuan nilai yang kecil
D.
Mudah dibawa, dibagi, dan praktis
E.
Tidak mudah dipalsukan
~
Store of Value (alat penyimpanan) , dengan pengertian menyimpan uang
lebih mempunyai keunggulan disbanding menyimpan barang, karena uang dapat
ditukar dengan barang yang diinginkan. Contoh Pak andi memeelihara ayam pada
akhir bulan ia menjual dengan nilai lebih tinggi dari konsumsinya, maka Pak
Andi menyimpan pendapatannya dalam bentuk uang hingga saat ia ingin
membelanjakannya.
~
Unit of Account (alat hitung) , untuk memudahkan pertukaran barang harus
ditetapkan nilainya (miaslnya US$, DM, Rp, £, ¥, €)
~
Standard of Deffered Payment , pembayaran yang dilakukan dimasa yang
akan datang untuk transaksi jangka panjang. Contooh pembayaran hutang dan
jaminan.
Fungsi Bank Sentral, yaitu ;
~ Bertindak sebagai bank kepada
pemerintah
~ Bertindak sebagai bank kepada
bank umum
~ Mengawasi bank umum dan lembaga
keuangan lainnya
~ Mengawasi keseimbangan kegiatan
perdagangan luar negeri
~ Mencetak uang logam dan uang
kertas untuk mempelancar produksi dan perdagangan.
Uang
Kartal (Currency) , ialah uang yang terdiri dari uang logam dan uang
kertas , tidak termaksud uang kas pada bank pemerintah dan bank umum. Uang
kartal diciptakan oleh bank sentral atau bank Indonesia.
Uang
Giral (Demand Deposit) , ialah
terdiri dari rekening giro, cek, kiriman uang, simpanan berjangka dan tabungan
yang sudah jatuh tempo. Uang giral diciptakan oleh lembaga pebankan contohnya
BNI, BCA, BRI bank mandiri dan lain-lainnya.
Kebijakan yang digunakan untuk
mengendalikan uang beredar adalah kebijakan moneter.
Instrumen-instrumennya sebagai
berikut ;
A.
Open Market Operation
B.
Discount Rate Polis
C.
Reserve Disquipments
D.
Moral Suasion
E.
Pengawasan langsung
No comments:
Post a Comment