Saturday, September 6, 2014

Teori Ekonomi Makro



MAKRO CHAPTER 18

Ilmu Ekonomi makro adalah ilmu yang berkaitan dengan perekonomian secara keseluruhan yang berfokus pada pendapatan nasional total dan berkaitan dengan agregat. Seperti konsumen dan investasi agregat dan tingkat harga keseluruhan bukan tingkat harga individu.

Perbedaan antara mikro dan makro
KONSEP PEMBAHASAN
Mikro , mempelajari prilaku pelaku ekonomi secara individu dalam system perekonomian.
Makro , mempelajari prilaku pelaku ekonomi secara agregat (keseluruhan) slam system ekonomi
PELAKU EKONOMI
Mikro , produsen dan konsumen
Makro , pemerintah, rumah tangga, perusahaan dan luar negeri
PASAR
Mikro , pasar output dan pasar input
Makro , pasar barang , pasar uang , pasar luar negeri dan pasar tenaga kerja.
KONSEP HARGA
Mikro , harga barang tertentu
Makro indeks harga barang tertentu secara umum
KONSEP KUANTITAS
Mikro , jumlah barang tertentu
Makro , total barang dan jasa yang dihasilkan secara menyeluruh dalam perekonomian.
PERMASALAHAN
Mikro , barang apa yang di produksi, bagaimana memproduksinya, untuk siapa di produksi dan kapan di produksi.
Makro , pertumbuhan ekonomi yang rendah,inflasi tinggi, dan pengangguran yang tinggi.

Penjelasan Permasalahan Makro
~ Pertumbuhan output yang rendah,misalkan Pak Andi adalah salah satu produsen pabrik tahu, dia menjual barangnya hampir di seluruh Indonesia, tapi ternyata tahu yang di impor dari jepang lebih banyak diminati oleh konsumen dikarenakan kualitasnya lebih baik dan harga lebih terjangkau dari tahu Pak Andi. Karena masalah tersebut membuat produksi tahu pak andi menurun. Dimana kondisi seperti ini membuat pertumbuhan output di Indonesia juga berkurang.
~ Inflasi Tinggi. Pengertian dari inflasi adalah kenaikan tingkat harga secara menyeluruh. Misalkan . Pada tahun 2010 inflasi naik, itu menyebabkan harga-harga bahan pokok seperti beras,minyak dan telur naik, selain itu juga menyebabkan bensin, tol, pajak dan lain2 juga ikut naik. Kondisi ini justru akan membuat masalah perekonomian pribadi masing2 negara.

~Pengangguran yang tinggi. Dengan adanya angka pengangguran yang tinggi akan membuat permasalahan ekonomi dimana akan membuat semakin sedikit tenaga kerja yang mampu menghasilkan barang dan jasa, dimana itu juga akan mengurangi pendapatan Negara.namun factor tidak mempunyai kemampuan juga menjadi salah satu penyebab pengangguran yang tinggi.

Circulaar Flow ,
Sebuah diagram yang menunjukkan penadapat yang diterima dan pembayaran yang dikeluarkan oleh masing2 sektor ekonomi.
~ penjelasannya , Rumah tangga bekarja untuk pemerintah dan perusahaan, dimana dari kerja itu RT menerima upah, bunga,sewa dari perusahaan dan menerima upah,bunga dan transfer dari pemerintah.
Perusahaan akan menjual barang dan jasa kepada pemerintah dan rumah tangga lalu RT dan pemerintah akan membali barang danjasa tersebut. Perusahaan dan rumah tangga wajib membayarkan pajak kepada pemerintah.
Apabila permintaan pemerintah kurang dari pembayaran maka luar negeri akn kegimpor barang dan jasanya kepada rumah tangga, begitu pula sebaliknnya apabila permintaan pemerintah kurang dari pembayaran maka perusahaan akan mengekspor barang dan jasa kepada luar negeri.
Kesimpulannya setiap pengeluaran adalah pendapatan bagi pihak lain.

Makro chapter 19

Product domestic bruto atau GDP adalah nilai pasar total barang dan jasa akhir yang diproduksi oleh faktor2 produksi yang terletak di suatu Negara.

Kelemahan dari PDB ialah memasukkan barang2 yang di beli maupun yang dijual pada akhir periode tertentu sehingga menyebabkan perhitungan yang ganda.PDB mengesampingkan pula barang perantara.
PDB memasukkan pendapatan orang asing yang bekerja di Indonesia dan memasukkan laba perusahaan orang asing yang ada di Indonesia tetapi PDB mengabaikan pendapatan warga Negara Indonesia yang bekerja diluar negeri maupun laba perusahaan indonesia yang ada di Negara asing.

Pendekatan (metode) GDP ada 3, yaitu ;
~ Pendekatan pengeluaran , metode menghitung GDP yang mengukur jumlah barang yang dikeluarkan pada semua barang akhir periode tertentu.
~ Pendekatan pendapatan , metode menghitung GDP yang mengukur pendapatan, bunga, sewa dan laba yang diterima oleh factor produksi dalam memproduksi barang akhir.
~ Pendekatan produksi , metode menghitung GDP dengan mengukur total semua sektor produksi. Semua metode yang ada di atas akan menghasilkan jumlah angka yang sama.
~ Tiap pengeluaran seorang pembeli pada saat itu juga merupakan pendapatan bagi penjual.

Menghitung GDP dengan metode pengeluaran

~ GDP = C + I + G + (X – M)
     Dimana       C adalah konsumsi rumah tangga
                         I adalah pengeluaran perusahaan
                        G adalah pembelian barang dan jasa dari pemerintah
                        X adalah export
                        I  adalah imor

Menghitung GDP dengan metode pendapatan

~ GDP = r + w + i + p
     Dimana       r adalah pendapatan sewa
                        w adalah pendapatan karyawan
                        I adalah pendapatan bunga
                        P adalah laba.

Contoh :
Pengamat memperkirakan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi 2008 tidak jauh berbeda dengan tahun 2007 yaitu 6,3%.
~ apa maksud dari istilah pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% tersebut ?
            Jawab ; Jadi pada tahun 2008 laju pertumbuhan ekonomi sebesar 6,3% atau pendapatan pada tahun 2008 dikurangkan dengan pendapatan pada tahun 2007 dan dibagi dengan pendapatan pada tahun 2007 dikalikan dengan 100% akan menghasilkan jumlh  laju pertumbuhan sebesar 6,3%. Atau secara rumus dituluskan dengan : 2008 = Y08 – Y07 / Y07 *100% = 6,3%.
Dimana laju pertumbuhan ini didorong oleh beberapa sector yaitu  pengangkutan,komunikasi,perdagangan,hotel dan restaurant.

Menghitung GDP
~ Nilai PDB (GBP) berbeda dengan PNB (GNP) karena metode perhitungan GDP yaitu menghitung total barang dan jasa akhir yang terletak di suatu Negara, sedangkan GNP yaitu menghitung total barang dan jasa akhir yang diproduksi tanpa memandang dimana output itu di produksi.

Konsep GDP Nominal dengan GDP Rill
~ GDP nominal tidak bisa digunakan untuk mengukur pertunbuhan, karena kita bisa keliru menganggap bahwa produksi meningkat, padahal yang terjadi adalah kenaikan tingkat harga (inflasi).
~ GDP rill menghitung dengan menggunakan tahun dasar dan harga pada tahun dasar sebagai bobot. Karena bobot yang digunakan adalah harga, maka harga dari tahun ke tahun sama dengan harga tahun dasar.

Makro Chapter 23

Uang adalah segala hal yang diterima secara umum sebagai media petukaran atau uang adalah media pertukaran yang sah.

Fungsi-fungsi uang ada 4, yaitu :
~ Medium of Exchange (alat tukar) , ialah sesuatu yang diterima sacara umum oleh penjual dan digunakan secarra umum oleh pembeli untuk membayar barang dan jasa. Dengan syarat sebagai berikut ;
A.    Dapat diterima secara umum
B.     Tahan lama dan tidak mudah rusak
C.     Dapat dipecah menjadi satuan nilai yang kecil
D.    Mudah dibawa, dibagi, dan praktis
E.     Tidak mudah dipalsukan
~ Store of Value (alat penyimpanan) , dengan pengertian menyimpan uang lebih mempunyai keunggulan disbanding menyimpan barang, karena uang dapat ditukar dengan barang yang diinginkan. Contoh Pak andi memeelihara ayam pada akhir bulan ia menjual dengan nilai lebih tinggi dari konsumsinya, maka Pak Andi menyimpan pendapatannya dalam bentuk uang hingga saat ia ingin membelanjakannya.
~ Unit of Account (alat hitung) , untuk memudahkan pertukaran barang harus ditetapkan nilainya (miaslnya US$, DM, Rp, £, ¥, €)
~ Standard of Deffered Payment , pembayaran yang dilakukan dimasa yang akan datang untuk transaksi jangka panjang. Contooh pembayaran hutang dan jaminan.

Fungsi Bank Sentral, yaitu ;
~ Bertindak sebagai bank kepada pemerintah
~ Bertindak sebagai bank kepada bank umum
~ Mengawasi bank umum dan lembaga keuangan lainnya
~ Mengawasi keseimbangan kegiatan perdagangan luar negeri
~ Mencetak uang logam dan uang kertas untuk mempelancar produksi dan perdagangan.

Uang Kartal (Currency) , ialah uang yang terdiri dari uang logam dan uang kertas , tidak termaksud uang kas pada bank pemerintah dan bank umum. Uang kartal diciptakan oleh bank sentral atau bank Indonesia.


Uang Giral (Demand Deposit) , ialah terdiri dari rekening giro, cek, kiriman uang, simpanan berjangka dan tabungan yang sudah jatuh tempo. Uang giral diciptakan oleh lembaga pebankan contohnya BNI, BCA, BRI bank mandiri dan lain-lainnya.

Kebijakan yang digunakan untuk mengendalikan uang beredar adalah kebijakan moneter.
Instrumen-instrumennya sebagai berikut ;
A.    Open Market Operation
B.     Discount Rate Polis
C.     Reserve Disquipments
D.    Moral Suasion
E.     Pengawasan langsung





No comments:

Post a Comment