·
FUNGSI-FUNGSI
MANAJEMEN
-
Perancanaan (planning) : mendefinisikan sasaran-sasaran, menetapkan strategi,
dan mengembangkan rencana kerja untuk mengelola aktivitas-aktivitas
-
Penataan (organizing) : menentukan apa yang harus diselesaikan, bagaimana
caranya, dan siapa yang akan mengerjakannya
-
Kepemimpinan (leading) : memotivasi, memimpin, dan tindakan-tindakan lainnya yang
melibatkan interaksi dengan orang-orang lain
-
Pengendalian (controlling) : mengawasi aktivitas-aktivitas demi memastikan segala
sesuatunya terselesaikan sesuai rencana
·
MANAJEMEN
aktivitas
kerja yang melibatkan koordinasi dan pengawasan terhadap pekerjaan orang lain,
sehingga pekerjaan tersebut dapat diselesaikan secara efisien dan efektif
·
3
LEVEL MANAJEMEN DAN KAITANNYA PADA SKILL
1. Manajer
puncak – keahlian konseptual: kemampuan berpikir dan memahami hal-hal yang
bersifat abstrak dan kompleks
2. Manajer
menegah – kehalian hubungan antar manusia: kemampuan bekerja sama secara baik
dengan orang lain, secara perorangan maupun secara kelompok
3. Manajer
jenjang bawah – keahlian teknis: pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan
dengan sebuah pekerjaan yang spesifik
·
10
PERANAN MANAJERIAL DIKEMBANGKAN OLEH HENRY MINTZBERG
Dikelompokan
menjadi tiga divisi
-
Peranan jembatan antar-pribadi :
panutan, pimpinan, penghubung
-
Peran penyambung informasi : pengawas, penyebar berita, juru bicara
-
Peran pengambil keputusan :
pengusaha/pelopor/pendobrak, pengentas kendala, pengalokasi sumber daya,
perunding
·
3
ALASAN MEMPELAJARI MANAJEMEN
-
Universalitas manajemen : kenyataan
bahwa manajemen dibutuhkan dalam semua bentuk dan ukuran organisasi, pada
setiap jenjang organisasi, pada semua bidang kerja organisasi, dan di
organisasi mana pun di seluruh dunia
-
Realitas dunia kerja: kenyataan setelah
lulus dari bangku kuliah dan memulai karir di dunia kerja harus mengelola atau
dikelola
-
Imbalan dan tantangan dalam menjadi
seorang manajer
Imbalan
:
1.
Dapat menciptakan lingkungan kerja di mana para anggota
organisasi dapat memberikan kemampuan terbaik mereka dalam bekerja
2.
Memiliki kesempatan untuk berpikir kreatif dan berimajinasi
3.
Membantu orang lain untuk menemukan makna dan pencapaian di
dalam kerja
4.
Mendukung, mendidik dan membina orang lain
5.
Berkerja dengan bermacam-macam orang
6.
Memegang peranan dalam mempengaruhi pencapaian organisasi
7.
Seorang manajer yang baik selalu dibutuhkan oleh organisasi
manapun
Tantangan
:
1.
Harus bekerja keras
2.
Boleh jadi harus lebih banyak mengembang tugas yang bersifat
klerikal (administratif) ketimbang manajerial
3.
Harus berurusan dengan beraneka ragam karakter orang
4.
Seringkali dituntut menyelesaikan tugas dengan sumber daya
yang terbatas
5.
Memotivasi para pekerja dalam situasi yang kacau dan penuh
ketidakpastian
6.
Keberhasilannya bergantung pada kinerja orang lain
·
PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Sebuah pilihan dari dua atau lebih
alternative
·
MASALAH
Sebuah halangan yang membuat
pencapaian tujuan atau sasaran yang diinginkan menjadi sulit
·
PERBEDAAN KEPUTUSAN TERPROGRAM DAN
KEPUTUSAN TIDAK TERPROGRAM
Jenismasalah,tingkatanmanajerial,frekuensi,informasi,tujuan,kerangka
waktu solusi,solusi tergantung pada
·
LANGKAH-LANGKAH PROSES PEMBUATAN
KEPUTUSAN
1.
Mengidentifikasi suatu masalah : sebuah halangan yang membuat
pencapaian tujuan atau sasaran yang diinginkan menjadi sulit
2.
Mengidentifikasi kriteria keputusan : kriteria yang
mengidentifakasi apa yang penting atau relavan dalam memecahkan suatu masalah
3.
Mengalkoasikan bobot pada kriteria : pembuat keputusan harus
member bobot pada masing-masing kriteria agar dapat memberinya priorotas yang
tepat dalam membuat keputusan
4.
Mengembangkan alternatif : pembuat keputusan harus kreatif
dan dapat memecahkan masalah
5.
Menganalisis alternatif : pembuat keputusan harus
mengevaluasi setiap kemungkinan
6.
Memilih sebuah alternatif : memilih alternatif terbaik atau
yang menghasilkan total tertinggi di menganalisis alternatif
7.
Mengimplentasikan alternatif : menerapkan keputusan ke dalam
tindakan dengan memberlakukan kepada mereka yang terpengaruh dan membuat mereka
berkomitmen terhadapnya
8.
Mengevaluasi efektivitas keputusan : pembuat keputusan melibatkan
evaluasi hasil keputusan untuk melihat apakah masalahnya telah terpecahkan
·
JENIS KEPUTUSAN DENGAN MASALAH YANG
DIMILIKI
-
Masalah yang terstruktur dan keputusan yang terprogram
Masalah
yang bersifat langsung, dikenal, dan mudah didefiniskan, keputusan berulang
yang dapat diatasi dengan menggunakan pendekatan rutin
3
jenis keputusan terprogram
1.
Prosedur: sejumlah langkah berurutan yang digunakan untuk
merespons masalah yang terstruktur dengan baik
2.
Peraturan: pernyataan eksplisit yang memberitahu manajer apa
yang boleh dan tidak boleh di lakukan
3.
Kebijakan: pedoman untuk membuat keputusan
-
Masalah tak terstruktur dan keputusan terprogram
Masalah
yang baru atau tidak biasa atau yang informasinya bersifat mendua atau tidak
lengkap, keputusan yang unik dan tidak berulang yang membutuhkan solusi yang
diseusaikan
·
3 KONDISI PEMBUATAN KEPUTUSAN
1.
Kepastian: situasi dimana pembuat keputusan dapat membuat
keputusan yang akurat karena semua hasil sudah diketahui
2.
Risiko: situasi dimana pembuat keputusan dapat mengestimasi
kemungkinan hasil yang pasti
3.
Ketidakpastian: situasi dimana pembuat keputusan tidak
mempunyai kepastian maupun estimasi probabilitas yang masuk akal
·
JENIS TUJUAN
1.
Tujuan yang dinyatakan: pernyataan resmi tentang apa yang
dikatakan organisasi dan yang ingin diyakini para pemangku kepentingan tentang
tujuannya
2.
Tujuan sebenarnya: tujuan yang secara actual dikejar oleh
organisasi, seperti apa yang didefinisikan oleh tindakan, para anggotanya
·
JENIS RENCANA
-
Jangkauan :
1.
Rencana strategik: rencana yang diterapkan pada seluruh
organisasi dan menetapkan tujuan keseluruhan organisasi
2.
Rencana operasional: rencana yang meliputi area operasional
tertentu dari sebuah organisasi
-
Kerangka waktu
1.
Rencana jangka panjang: rencana dengan jangka waktu lebih
dari tiga tahun
2.
Rencana jangka pendek: rencana yang berjangka waktu satu
tahun atau kurang
-
Spesifitas
1.
Rencana arahan: rencana yang fleksibel dan memberikan panduan
umum
2.
Rencana spesifik: rencana yang didefinisikan secara jelas dan
tidak member ruang bagi interpretasi
-
Frekuensi penggunaan
1.
Rencana sekali pakai: rencana satu kali yang secara spesifik
di desain untuk memenuhi kebutuhan dalam situasi yang unik
2.
Rencana siaga: rencana berkelanjutan yang memberikan panduan
untuk aktivitas yang dilakukan berulang kali
·
LANGKAH-LANGKAH PENETAPAN TUJUAN
1.
Mereview misi atau tujuan organisasi: pernyataan tujuan
organisasi
2.
Mengevaluasi sumber daya yang tersedia: menetapkan tujuan
yang tidak mungkin dicapai, berdasarkan sumber daya yang ada
3.
Menetukan tujuan secara individu atau dengan masukan dari
pihak lain: tujuan merefleksikan hasil yang diinginkan dan harus sejalan dengan
misi organisasi serta dengan tujuan di areo organisasi lainnya
4.
Menulis tujuan dan mengomunikasikannya kepada semua yang
perlu tahu: menulis dan mengomunikasikan tujuan memaksa orang untuk
memikirkannya secara mendalam
5.
Mereview hasil dan pakah tujuan telah tercapai: jika tujuan
belum tercapai, gantilah bila diperlukan
·
ALASAN MANAJEMEN STRATEGI SANGAT
PENTING DALAM ORGANISASI
Karena, merupakan tugas penting yang
melibatkan semua fungsi manajemen dasar-
perencanaan,pengorganisasian,kepemimpinan dan pengendalian
·
MATRIKS BCG
Alat strategi yang memadu keputusan alokasi sumber daya
berdasarkan pangsa pasar dan tingkat pertumbuhan SBU
MATRIKS
BCG
·
Question
Mark. Pada saat perusahaan mendapatkan
penilaian question mark atau tanda tanya, ini berarti bahwa dapat
tidaknya perusahaan melanjutkan bisnis yang sedang dijalankan sangat bergantung
misalnya padakondisi keuangan yang ada. Hal tersebut dikarenakan bahwa perusahaan
memerlukan tambahan dana untuk meningkatkan pangsa pasar disaat pertumbuhan
pasar dari bisnis yang dijalankannya tinggi.
·
Star. Pada saat perusahaan mengalami kondisi dengan indikator
star atau bintang, ini berarti bahwa perusahaan tengah meraih kesuksesan dalam
bisnisnya. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan pasar dalam bisnis yang
dijalankan mampu diimbangi dengan kemampuan perusahaan untuk meraih pangsa
pasar yang tinggi pula.
·
Cash Cow. Pada saat perusahaan mengalami dengan indikator cash cow, perusahaan
mengalami kesukesan yang tinggi dengan memperoleh pendapatan yang berlebih dari
pangsa pasar yang tinggi sekalipun pertumbuhan pasar relatif rendah. Dalam
keadaan seperti ini, perusahaan tidak memerlukan investasi yang berlebih dalam
bisnis ini. Sebaliknya, ketersediaan dana yang dimiliki oleh perusahaan dapat
dialokasikan untuk kegiatan bisnis yang lain.
·
Dogs. Pada saat perusahaan mengalami kondisi dengan
indikator dogs atau anjing, perusahaan mengalami kondisi yang buruk dalam
sektor bisnis yang dijalankannya. Selain pangsa pasar yang rendah, pertumbuhan
pasarnya juga rendah. Bisnis pada sektor ini seringkali disubsidi dari bisnis
pada sektor lain yang mungkin dijalankan oleh perusahaan. Pada kondisi seperti
ini, perusahaan sebaiknya menutup bisnis yang dijalankan
·
BUDAYA ORGANISASI
Sehimpunan nilai,prinsip,tradisi,dan
cara bekerja yang dianut bersama oleh dan mempengaruhi perilaku serta tindakan
para anggota organisasi
·
LINGKUNGAN EKSTERNAL
Faktor-faktor dan kekuatan yang
berada di luar organisasi namun mempengaruhi kinerja organisasi
MEMOTIVASI KARYAWAN
-
Motivasi, proses dimana
usaha seseorang diberi energi, diarahkan, dan berkelanjutan menuju tercapainya
suatu tujuan
-
Teori hirerarki
kebutuhan Abraham maslow, (gambar segitiga, fisiologi di bawah, atas
aktualisasi diri)
1.
Kebutuhan fisiologis, kebutuhan
seseorang akan makanan, minuman, tempat berteduh, seks &kebutuhan fisik
lainnya
2.
Kebutuhan
keamanan,
kebutuhan seseorang akan keamanan dan perlindungan dari kejahatan
fisik&emosional
3.
Kebutuhan sosial, kebutuhan
seseorang akan kasih saying, kepemilikan, penerimaan&persahabatan
4.
Kebutuhan
pengharagaan,
kebutuhan seseorang akan faktor2 internal, seperti harga diri,
otonomi&prestasi serta faktor2 eksternal seper
status,pengakuan&perhatian
5.
Kebutuhan
aktualisasi diri,
kebutuhan seseorang untuk mampu menjadi apa yang diinginkan
-
Teori X dan Y
1.
Teori Y, asumsi bahwa
para karyawan kreatif, menikmati pekerjaan, mencari tanggung jawab&
berlatih mengarahkan diri
2.
Teroi X, asumsi bahwa
para karyawan tidak menyukai pekerjaan, malas, menghindari tanggung jawab&perlu
dikendalikan agar dapat bekerja
-
Teori dua faktor
Herzberg, yang
mengusulkan bahwa faktor2 intrinsik terkait dengan kepuasan kerja(motivator),
sedangkan faktor2 ekstrinsik berhubungan dengan ketidakpuasan kerja(faktor2
higienis)
1.
Motivator
: prestasi, pengakuan, pekerjaan itu sendiri
2.
Faktor
higienis : pengawasan, status, gaji
-
Teori penetapan
tujuan,
dalil bahwa tujuan spesifik meningkatkan kinerja dan tujuan yang sulit, ketika
diterima, menghasilkan kinerja yang lebih tinggi daripada tujuan yang mudah
-
Teori penguatan,
teori
dimana perilaku adalah fungsi dari konsekuensi-konsekuensinya
-
Teori desain
pekerjaan, cara
dimana tugas2 digabungkan untuk membentuk suatu pekerjaan yang lengkap
-
Cara manajer
merancang pekerjaan yang memotivasi
1.pemekaran pekerjaan (job enlargement), perluasan
pekerjaan secara horizontal melalui penambahan lingkup pekerjaan
2. pengayaan pekerjaan (job enrichment), perluasan
pekerjaan secara vertikal dengan menambahkan tanggung jawab perencanaan dan
evaluasi
-
teori keadilan, teori dimana
karyawan membandingkan rasio input hasil dari pekerjaannya dengan rasio lainnya
yang relavan kemudian memperbaiki ketidakadilan yang ada
-
teori
ekspektasi, teori
dimana seorang individu senderung untuk bertindak dengan cara tertentu dengan
harapan bahwa tindakan itu akan diikuti oleh suatu hasil tertentu dan pada daya
tarik hasil tersebut bagi individu
-
tiga variable
teori ekspektasi
1.
ekspektasi, probabilitas
yang dirasakan oleh individu bahwa mengerahkan sejumlah usaha akan
mengahasilkan tingkatan kinerja tertentu
2.
instrumentalitas, tingkat dimana
individu percaya bahwa memberikan kinerja pada tingkat tertentu adalah alat
yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang diinginkan
3.
valensi, pentingnya
individu menempatkan hasil/imbalan potensial yang dapat dicapai dari suatu
pekerjaan
MEMAHAMI PERILAKU INDIVIDU
-
Perilaku
organisasi, ilmu
tentang tidakan orang2 di tempat kerja
-
Tujuan dari
perilaku organisasi, manajer
harus mampu menjelaskan mengapa karyawan melakukan perilaku tertentu,
memprediksi bagaimana karyawan akan menanggapi berbagai tindakan
dan&keputusan, dan mempengaruhi perilaku karyawan
-
Sikap, pernyataan
evaluative yang disukai/tidak disukai, terkait dengan objek, orang/kejadian
-
Sikap terbagi 3
komponen :
1.
Komponen
kognitif, bagian
dari sikap yang terdiri dari keyakinan, opini, pengetahuan/informasi yang
dimiliki seseorang
2.
Komponen
afektif,
bagian dari sikap terkait dengan emosi
3.
Komponen
perilaku, bagian
dari sikap yang mengacu pada itikad untuk berperilaku dengan cara tertentu
terhadap seseorang
-
Streotip, menilai orang
lain berdasarkan persepsi seseorang dari kelompok yang diikutinya
-
Efek halo, kesan umum
seseorang yang dipengaruhi oleh karakterisitik tunggal
-
Operan
conditioning, teori
pembelajaran yang emngatakan bahwa perilaku adalah fungsi dari konsekuensinya
MANAJER DAN KOMUNIKASI
-
Komunikasi, perpindahan dan
pemahaman makna
-
Metode
berkomunikasi antar pribadi, pesan ini lewat di antara sumber
(pengirim) dan penerima, pesan dikonversikan ke dalam bentuk simbolik(encoding)
dan melewati beberapa media(saluran) ke penerima yang menerjemahkan kembali
pesan pengirim(decoding)
-
Hambatan2
komunikasi
1.
Penyaringan, manipulasi
informasi yang disengaja agar terlihat lebih baik pada penerima
2.
Emosi
3.
Informasi yang
berlebih, situasi
dimana informasi melebihi kapasitas pengolahan seseorang
-
Mengatasi
hambatan2 dalam komunikasi, menggunakan umpan balik, menyederhanakan
bahasa, menyimak dengan aktif, membatasi emosi, memperhatikan isyarat nonverbal
-
Komunikasi
formal, komunikasi
yang berlangsung dalam aturan2 kerja organisasi yang ditetapkan
-
Komunikasi
informal, komunikasi
yang tidak didefinisikan dalam hierarki struktur organisasi
-
Aliran2
komunikasi
1.
Komunikasi
kebawah, komunikasi
yang mengalir kebawah dari seorang manajer kepada para karyawannya
2.
Komunikasi ke
atas, komunikasi
yang mengalir ke atas dari para karyawan kepada para manajer
3.
Komunikasi ke
samping,komunikasi
yang terjadi di antara para karyawan pada tingkatan organisasi yang sama
4.
Komunikasi
diagonal, komunikasi
yang melintasi wilayah kerja dan tingkatan organisasi
MANAJER SEBAGAI PEMIMPIN
-
Teori
kepemimpinan situasi hersey dan Blanchard, teori kontingensi yang focus
terhadap kesiapan pengikutnya
-
Komponen teori
kepemimpinan situasi hersey dan blanchard
1.
R1, orang tidak
mampu dan tidak memiliki keinginan untuk bertanggung jawab dalam melakukan
suatu pekerjaan
2.
R2, orang tidak
mampu, namun memiliki keinginan untuk melakukan pekerjaan tertentu
3.
R3, orang yang mampu, namun tidak memiliki
keinginan untuk memenuhi keinginan pemimpinnya
4.
R4, orang yang mampu
dan memiliki keinginan untuk melakukan pekerjaan yang diminta
-
Teoti path-goal
(jalur-tujuan),
teori kepemimpinan yang menyatakan bahwa tugas pemimpin adalah membantu
pengikutnya mencapai tujuan dan mengarahkan/memberikan dukungan sesuai
kebutuhan untuk memastikan bahwa tujuan mereka sejalan dengan tujuan
kelompok/organisasi
-
Teori perilaku, teori
kepemimpinan yang mengidentifikasikan perilaku yang membedakan antara pemimpin
efektif &tidak efektif
PENGENDALIAN
-
Pengendalian
feedforward, pengendalian
yang dilakukan sebelum aktivitas kerja dilakukan
-
Pengendalian
concurrent, pengendalian
yang dilakuakn ketika aktivitas kerja sedang berlangsung
-
Penegendalian
feedback, pengendalian
yang dilakukan setelah aktivitas kerja dilakukan
STRUKTUR DAN DESAIN ORGANISASI
-
Tujuan pengorganisasian,
membagi
pekerjaan kedalam tugas2 dan departemen yang spesifik, mengoordinasikan beragam
tugas organisasi, membuat hierarki wewenang yang formal
-
Spesialisasi
kerja, membagi
aktivitas pekerjaan kedalam tugas2 terpisah
-
Departementalisasi,
menjadi
dasar dimana beragam tugas kerja dikelompokan bersama
-
Lima bentuk umum
departementalisasi
1.
Departementalisasi
fungsional-kelompok
pekerjaan berdasarkan fungsi
2.
Departementalisasi
geografis-kelompok
pekerjaan berdasarkan wilayah geografis
3.
Departementalisasi
produk-kelompok
pekerjaan berdasarkan lini produk
4.
Departemntalisasi
proses-kelompok
kerja berdasarkan basis produk atau aliran konsumen
5.
Departemntalisasi
konsumen-kelompok
kerja berdasarkan hakikat spesifik&unik konsumen yang memiliki kebutuhan
yang sama
-
Rantai komando, hierarki
wewenang dari tingkat organisasi yang tinggi ke yang rendah, yang menegaskan
siapa melapor kepada siapa
-
Tiga konsep
rantai komando
1.
Wewenang, hak mutlak dari
posisi seorang manajer untuk memerintahkan apa yang harus dilakukan staf dan
mengharapkan mereka melakukannya
2.
Tanggung jawab, kewajiban/ekspektasi
untuk melakukan tugas2 yang diberikan
3.
Kesatuan
komando, prinsip
manajemen yang menegaskan bahwa setiap orang seharusnya hanya melapor pada satu
orang manajer saja
-
Rentang
pengendalian, jumlah
pekerja yang bisa dikelola seorang manajer secara efektif&efisien
-
Sentralisasi, kadar dimana
pengambil keputusan terkonsentrasi pada tingkat level organisasi yang lebih
tinggi
-
Desentralisasi, kadar dimana pekerja level bawah bisa
memberikan input/bahkan membuat keputusan
-
Sentralisasi vs
desentralisasi
Sentralisasi : lingkungan kerja lebih stabil,
keputusan biaya relative minor, organisasinya besar
Desentralisasi : lingkungan kerja lebih kompleks
tidak pasti, keputusannya signifikan, perusahaan tersebar secara geografis
-
Dua model
organisasi
1.
Organisasi
mekanistik, desain
organisasi yang kaku dan terkontrol
ketat
2.
Organisasi
organic, desain
organisasi yang amat adaptif dan fleksibel
BAB.
12 Mengelola Perubahan dan Inovasi.
Proses Perubahan
Perubahan adalah realitas yang dihadapi
organisasi. Terdapat beberapa tantangan dari eksternal dan internal
Ø
Eksternal
1.
Perubahan
keinginan konsumen
2.
Peraturan
baru
3.
Perubahan
teknologi
4.
Perubahan
situasi ekonomi
Ø
Internal
1.
Strategi
organisasi baru
2.
Perubahan
dalam tenaga kerja
3.
`
4.
Perubahan
perilaku karyawan
Ø
Dua pandangan proses perubahan
Dalam
kiasan lautan tenang, perubahan adlh
ngangguan sesekali dalam aliran peristiwa yg normal atau di ibaratkan rakit
kecil yang mengarungi sungai dengan arus
liar. Diatas rakit ada beberapa orang yang semuanya tdk pernah melakukan
hal tsb tdk mengenal dengan lika-liku sungai tsb. Kedua kiasan ini mewakili pendekatan yang saling bertolak belakang
dalam memahami dan menanggapi perubahan.
Ø
Kiasan lautan tenang
Proses
perubahan tiga langkah dari kurt lewin
1.
Pencairan
2.
Perubahan
3.
Pembekuan
Contohnya: perubahan peraturan “dilarang
terlambat” Seorang manajer harus melakukan ketegasan thdp peraturan tsb.
Setelah karyawan sudah mulai mengikuti, manajer memberikan penghargaan kecil
terhadap karyawan yang tidak prnh terlambat .
Intinya,
ketika ngangguan datang, organisasi harus mengubah dan menyesuaikan dengan
gangguan tsb.
Ø
Kiasan jeram liar
Perubahan
sebagai ngangguan sesekali dalam lautan tenang dan stabil menghadapi resiko
yang besar.
Contohnya: seorang karyawan baru yang tidak mengerti tentang peraturan-peraturan
perusahaan tsb. Sebagai karyawan baru kita harus mencari tahunya dengan
bertanya kpd karyawan lain atau manajer di perusahaan tsb.
Perubahan Organisasi
Ø
perubahan organisasi adalah terjadi nya pergantian
orang struktur dan teknologi
Ø
agen perubahan adalah seorang yang bertanggung
jawab atau manajer.
Contohnya: guru BK dari SMA 2 bekasi
memanggil guru BK dari sekolah lain, untuk memberikan masukan dan bantuan.
Jenis-jenis
perubahan
Ø
Perubahan struktur adalah perubahan strategi dalam
struktur organisasi .
Contohnya:
menghadapi
perubahan dalam desain structural, perusahaan bakri mengakuisisi produknya
dengan mengurangi,menyatukan dan memperluas produknya.
Ø
Perubahan teknologi adalah mengubah teknologi yang
digunakan dalam mengubah input menjadi output.
Contohnya: perusahaan tambang di Kalimantan
memperbaharui metode operasionalnya, memasang peralatan yang lebih efisien dan
membuat perubahan dalam praktik kerja agar lebih produktif.
Ø
Perubahan personel adalah perubahan sikap persepsi
dan perilaku Contohnya: manajer pizza hut menyadari keberhasilannya
bergantung pada sikap dan perilaku karyawannya.
Ø
Teknik OD adalah metode perubahan pada
manusia dan sifat hubungan antar kerja antarpribadi.
1. Pembinaan
tim memberikan
bantuan kpd karyawan bagaimana cara berpikir dan bertindak
2. Pengembangan
kelompok
perubahan
presepsi yang dimiliki masing2 karyawan
3. Umpan
balik survey memberikan
komentar thdp presepsi yg berbeda2 dan memberitahukan presepsi yg terbaik.
4. Pelatihan
kepekaan mengubah
perilaku melalui interaksi yang tidak terstruktur
5. Konsultasi
proses seorang
manajer luar yang memberikan masukan dan bantuan agar memahami perubahan2 tsb
Cara mengelola
tentangan thdp perubahan
Ø Penyebab
orang menentang perubahan
1.
Perubahan
mengantikan hal2 yang sudah diketahui menjadi tidak pasti.
Contohnya: quiz dilakukan 2x dalam sebulan
secara dadakan.
2.
Perubahan
melakukan hal2 di luar kebiasaan
Contohnya: perpindahan mahasiswa di kampus
F ke kampus A.
3.
Perubahan
ketakutan akan hilangnya sesuatu yang telah dimiliki.
Contohnya: perubahan struktur shift kerja,
maka kita akan kehilangan teman kerja bareng.
4.
Perubahan
tidak sejalan dengan tujuan organisasi
Contohnya: perubahan masalah liburan
semester di percepat.
Ø Mengurangi
tetangan thdp perubahan
1. Edukasi
dan komunikasi
Edukasikan
karyawan melalui komunikasi secara empat mata atau rapat.
2. Partisipasi
memiliki
keahlian untuk berkontribusi dengan baik.
3. Fasilitasi
dan dukungan
Menyediakan
konseling terapi bagi karyawan
4. Manipulasi
Pembelokan
fakta, atau menciptakan isu yg tdk benar
5. Kooptasi
Bentuk
dari manipulasi dan partisipasi
6. Memilih
orang2 yg menerima perubahan
Kemampuan
untuk beradaptasi dengan perubahan
7. Koersi
Menggunakan
ancaman atau paksaan
Isu-isu terkini
dalam mengelola perubahan
Ø Mengubah
budaya organisasi
1. Memahami
faktor2 situasi
·
Kondisi
yg merugikan
·
Kondisi
yang menguntungkan
2. Membuat
perubahan dalam budaya organisasi
·
Manajer
puncak harus menjadi teladan positif
·
Ritual
baru untuk menggantikan yang sedang berlaku
·
Mempromosikan
nilai2 baru
·
Mengubah
nilai imbalan (gaji)
·
Partisipasi
karyawan dan menciptakan iklim yang membangun rasa percaya.
Ø Stress
karyawan
1. Apakah
itu stress adalah
Reaksi negative dari orang2 thdp tekanan berlebih atas peluang, hambatan dan
tuntutan.
Contohnya: seorang mahasiswa yang akan
siding skripsi
2. Yang
menyebabkan stress
Ketidakpastian
lingkungan yang dicirikan oleh tekanan waktu beban kerja bertambah dan
restrukrisasi
3. Gejala
stress
·
Fisik
Detak
jantung, sakit kepala
·
Psikologis
Tekanan,
cepat marah dan kebosanan
·
Perilaku
Perubahan
pola makan, konsumsi rokok dan alkohol.
4.
Mengurangi stress
·
Mengendalikan
faktor2 tertentu untuk mengurangi stress kerja
·
menawarkan
bantuan atas stress dlm kehidupan pribadi
·
komunikasikan
secara baik kpd karyawan atas ambiguitas
Ø Membuat
perubahan yang sukses
1. Cara
agar manajer bisa membuat perubahan yg sukses
·
Memungkin
terjadinya perubahan organisasi
Contohnya: perusahaan bakri mencapai
kemakmuran dengan melakukan sebuah perubahan
·
Memahami
peran dalam proses perubahan organisasi
Contohnya: dibutuhkan agen perubahan untuk
dapat memimpin proses perubahan
·
Memberitahukan
kpd karyawan tentang perubahan organisasi
Contohnya: agen perubahan menjelaskan secara
jelas agar dapat dimengerti oleh karyawan.
2.
Organisasi yang mampu berubah
·
Mengaitkan
antara masa kini dengan dan masa dating
·
Menjadikan
pembelajaran sebagai gaya hidup
·
Menjamin
keragaman intim
·
Menjaga
terobosan baru
·
Mengintegrasikan
teknologi
·
Membangun
dan menanam kepercayaan
Teknik-teknik untuk
merangsang inovasi
Ø Kreativitas
versus inovasi
Kreativitas,kemampuan
mengkombinasikan ide2 dgn cara tertentu.
Inovasi, hasil dari kreativ
dijadikan produk atau metode yg berguna.
Ø Mendorong
dan memelihara inovasi
Lingkungan yg mendorong inovasi
dengan 3 variabel
1. Variable
structural
Terdiri
dari lima
a.
Struktur
organic
b.
Sumber
daya berlimpah
c.
Komunikasi
yg tinggi
d.
Tekanan
wktu yg minimal
e.
Dukungan
kerja dan nonkerja
2. Variable
budaya
a.
Penerimaan
ambiguitas
b.
Toleransi
kpd ketidakpastian
c.
Kendali
eskternal rendah
d.
Toleransi
thdp resiko
e.
Toleransi
thdp konflik
f.
Focus
pada hasil
g.
Focus
pada system terbuka
h.
Umpan
balik positif
3. Variable
SDA
a.
Komitmen
tinggi untuk pelatihan dan pengembangan
b.
Keamanan
kerja yg tinggi
c.
Orang-orang
yg kreatif
BAB 14 ‘Para Manajer dan Komunikasi’
Sifat dan Fungsi Komunikasi
Ø Komunikasi
Adalah perpindahan informasi dan
pemahaman makna yang harus disampaikan dan dipahami.
Komunikasi
antar pribadi
komunikasi antara dua orang atau lebih.
Komunikasi
organisasi
Semua pola,jaringan dan system
komunikasi dlm organisasi.
Ø Fungsi
komunikasi
Ada empat fungsi utamanya :
1. Mengendalikan
“perilaku
karyawan dalam beberapa cara”
2. Memotivasi
“ cara
menjelaskan kpd karyawan apa yang harus dilakukan, seberapa baik mereka
melakukannya dan apa yang dapat dilakukan”
3. Ekspresi
secara emosional “dimana
para anggota berbagi perasaan frustasi dan kepuasan dan untuk memenuhi
kebutuhan social”
4. Memberikan
informasi “memberikan
informasi kpd para individu2 dan kelompok dalam berbagai hal organisasi”
Metode-metode
komunikasi antarpribadi
Ø Proses
komunikasi antarpribadi
Pesan adalah informasi yg akan di sampaikan.
Media
adalah saluran yang digunakan dalam
menyampaikan pesan.
Enconding adalah mengubah pesan menjadi simbol2
Deconding adalah menerjemahkan kembali
pesan dari pengirim
Gangguan adalah setiap gangguan dalam
pengiriman penerimaan atau umpan balik dari sebuah pesan.
Proses
komunikasi antarpribadi
tujuh elemen yang terlibat dlm pemindahan makna dari satu orang ke orang lain.
Ø Metode2 berkomunikasi antarpribadi
12 pertanyaan untuk berkomunikasi
:
1.
Umpan
balik
2.
Kompleksitas
kapasitas
3.
Luasnya
potensi
4.
Kerahasiaan
5.
Kemudahan
enconding
6.
Kemudahan
deconcing
7.
Kendala
waktu ruang
8.
Biaya
9.
Keramahan
antarpribadi
10. Formalitas
11. Scanabilty
12. Lama penggunaan
Komunikasi
nonverbal
“komunikasi tanpa kata-kata” contohnya: direktur memberikan memo kepada
sekretarisnya
Bahasa
tubuh “mengacu
pada gerak tubuh ekspresi wajah dan gerakan tubuh lainnya”
Intonasi
verbal “
penekanan yang diberikan seseorang thdp ungkapan yg mengandung makna”
Komunikasi
antarpribadi yang efektif
Ø Hambatan-hambatan
komunikasi
a. Penyaringan
adalah manipulasi informasi yang disengaja
untuk membuatnya terlihat lebih baik dari penerima.
b. emosi
adalah yg dirasakan penerima ketika ia
menerima pesan yg mempengaruhi penafsirannya.
c. Informasi
berlebih adalah
situasi dimana informasi melebihi kapasitas pengelolahan seseorang
d. Defensif
adalah ketika seseorang merasa terancam, ia
cenderung bereaksi dengan cara yang menghambar komunikasi dan mengurangi upaya saling pengertian
e. Bahasa adalah memiliki arti yg berbeda
bagi orang yg berbeda umur, pendidikan dan latar belakang.
f.
Budaya nasional
adalah perbedaan komunikasi dapat timbul dari budaya nasional. Seperti
halnya bahasa yang berbeda.
Ø Mengatasi
hambatan2 dalam komunikasi
a. Menggunakan
umpan balik memberikan
pertanyaan apakah pesan itu dapat diterima dan dipahami sebagaimana yg
dimaksud.
b. Menyederhanakan
bahasa
Memfasilitasi
jargon sebagai bantuannya
c. Menyimak
dengak aktif
Menyimak
untuk mendapatkan makna yang menyeluruh tanpa lebih dulu membuat penilaian.
Ciri2
orang menyimak :
1.
Berempati
2.
Membuat
kontak mata
3.
Menunjukan
persetujuan
4.
Mengajukan
pertanyaan
5.
Parafase
6.
Menghindari
gerakan yg menganggu
7.
Hindara
menyela pembicaraan
8.
Jangan
berbicara berlebihan
d. Membatasi
emosi
menenangkan
diri dan mengendalikan emosi sebelum berkomunikasi
e. Memperhatikan
isyarat nonverbal
Komunikasi
organisasi
Ø Komunikasi
formal vs informal
Komunikasi
formal adalah komunikasi yg berlangsung
dalam aturan2 kerja organisasi yang di tetapkan.
Contohnya: seorang dosen memberikan tugas
mingguan kepada mahasiswanya.
Komunikasi
informal adalah komunikasi organisasi yang tidak di
definisikan dalam hierarki struktur organisasi.
Contohnya: ketika para mahasiswa sedang
berbincang di perpustakaan atau di masjid yang fasilitas dari kampus.
Ø Arah
aliran komunikasi
1. Komunikasi
ke bawah adalah
komunikasi yang mengalir kebawah dari seorang manajer ke karyawannya.
Contohnya: melakukan briefing setiap pagi dengan tujuan memberikan
informasi arahan dam evaluasi.
2. Komunikasi
ke atas adalah komunikasi yang mengalir ke atas dari
para karyawan kpd manajernya.
Contohnya:
seorang karyawan memberikan laporan keuangan setiap bulan kepada
manajernya.
3. Komunikasi
ke samping adalah
komunikasi yg terjadi diantara para karyawan pada tingkatan organisasi yang
sama.
Contohnya: deddy dan refky satu organisasi,
memiliki rencana untuk untuk melakukan kegiatan mengenai pekerjaan tsb.
4. Komunikasi
diagonal adalah
komunikasi yang melintasi wilayah kerja dan tingkatan organisasi
Contohnya: perbincangan antara karyawan
PT.SUKAMAJU dengan karyawan PT.MAJUJAYA yang membicarakan satu masalah yg sama.
Ø Jaringan
komunikasi organisasi
Jaringan
komunikasi adalah berbagai pola aliran komunikasi
organisasi secara vertical dan horizontal.
Jenis-jenis
jaringan komunikasi
1.
Rantai,
komunikasi mengalir menurut rantai komando formal baik ke bawah maupun keatas.
2.
Roda,
mewakili komunikasi yg melalui pemimpin yg berfungsi sbgai pusat kegiatan
komunikasi.
3.
Semua
saluran, komunikasi yg bebas mengalir di antara semua anggota kelompok.
No comments:
Post a Comment